Mensyukuri Diri Sendiri – Tuhan telah menuliskan Takdir (Qodar ) Manusia 50ribu tahun sebelum Tuhan menciptakan Langit dan Bumi . Itu artinya sekenario perwayangan manusia tinggal di jalankan. Kemudian Manusia terlahir kedunia , dengan beraneka macam dari bentuk fisik maupun psikologis.

Disamping itu Setiap Manusia memiliki Kelebihan dan Kekurangan, tugas kita adalah Memanfaatkan kelebihan itu, tentunya dimanfaatkan pada hal hal yang positif, dan menutupi kekurangan yang ada. Merasa tak punya kelebihan itu bukan cuma menghina diri sendiri. Tapi juga menghina Tuhan yg sudah memberi kamu banyak kelebihan.

Syukuri apa-apa yang telah Tuhan berikan kepada kita, karena bersyukur itu Wajib akan teatpi Barang siapa yang tidak bersyukur maka kelak akan disiksa di Akhirat” . Ketika kita terdapat kekurangan , lihat lah orang yang berada di bawah kita. Pada intinya Jika kita rajin beribadah, mendekatkan diri kepada tuhan maka segala apa yang kita butuhkan akan terpenuhi. Jangan jadikan alasan apa2. :)

Tunjukan Kita Juga Bisa dan Mampu !!

Syukuri diri sendiri , janganpernah mengeluh.. Dan kita tidak lagi menjadi orang yang suka berkeluh kesah karena masalah hidup yang membuat kita tidak bisa menghargai diri kita sendiri. Dengan kita dapat menyukuri diri sendiri , maka hidup ini akan berjalan dengan lancar , tanpa hambatan .

Cerita Inspiratif :

Ceritanya inspiratif, meski sederhana, yang intinya begini ; pernahkah kita membayangkan terlahir dalam keadaan tuli dan buta? mungkin tidak. Tapi ada seseorang bernama Helen Kehler yang mengalaminya. Dia seorang perempuan, karena tuli dan buta maka dia tidak bisa menulis, tidak bisa membaca, melihat dan mendengar. Namun siapa sangka ditengah keadaanya yang terlahir cacat tuli dan buta, dia memiliki semagat hidup yang luar biasa. Dimana di tengah keterbatasannya dia mejadi motivasi bagi rekan-rekan cacat  tuli dan buta sepertinya. Harapannya semua orang cacat, tuli, buta bisa menjalani hidup normal meski sangat sulit.

Sebuah kalimat fantastis yang pernah diucapkannya berbunyi

“It would be a blessing if each person
could be blind and deaf for a few days
during his grown-up live. It would make
them see and appreciate their ability to
experience the joy of sound”.

kira-kira maksudnya, merupakan sebuah anugrah jika setiap orang yang beranjak dewasa mengalami buta dan tuli beberapa hari saja. Dengan demikian setiap orang akan lebih menghargai hidupnya, paling tidak saat mendengar dan melihat.

Bisakah kita membayangkan ? saya yakin jika itu terjadi kita takakan pernah lupa bersyukur karena telah dilahirkan dengan normal. Dan kita tidak lagi menjadi orang yang suka berkeluh kesah karena masalah hidup yang membuat kita tidak bisa menghargai diri kita sendiri . * Sumber:

Incoming search terms:

cara mensyukuri diri sendiri - cara menghadapi orang yang suka menghina - apa itu percaya diri - mensyukuri diri sendiri - cara menghadapi orang yang suka menghina kita - menghadapi orang yang suka menghina -